Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Shalat Dua Rakaat Sebelum Subuh: Hikmah dan Keutamaannya

Kompas.com, 10 Desember 2025, 18:50 WIB
Add on Google
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Shalat dua Rakaat Sebelum Subuh disebut shalat Fajar atau shalat Qabliyah Subuh. Shalat ini termasuk shalat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Selama hidupnya, Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan shalat ini.

Shalat dua rakaat sebelum Subuh termasuk shalat yang dikerjakan dengan ringan. Artinya, surat dan ayat yang dibaca dalam shalat ini termasuk surat-surat pendek. Meskipun demikian, shalat ini mempunyai hikmah dan keutamaan yang luar biasa.

Baca juga: Niat Shalat Jenazah Laki-laki dan Perempuan: Lengkap Arab, Latin, Artinya

Keutamaan Shalat Dua Rakaat Sebelum Subuh

Keutamaan shalat dua rakaat sebelum Subuh adalah pahalanya lebih baik dari dunia dan isinya. Hal ini disampaikan Rasulullah SAW:

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مَنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا

Artinya: "Dua rakaat (sebelum) Subuh lebih baik daripada dunia seisinya." (H.R. Muslim).

Sungguh luar biasa keutamaan shalat dua rakaat sebelum Subuh. Seluruh dunia dan isinya tidak bisa menandingi keutamaan shalat ini.

Konsistensi Rasulullah SAW dalam Melaksanakan Shalat Qabliyah Subuh

Ibnul Qayyim Al Jauziyyah dalam kitab Zaadul Ma’ad menyampaikan bahwa ketika sedang melakukan perjalanan jauh, Nabi SAW tetap rutin dan teratur mengerjakan shalat sunnah fajar atau shalat sunnah sebelum subuh dan shalat witir melebihi shalat-shalat sunnah yang lainnya.

Baca juga: Doa Setelah Shalat Hajat Lengkap dengan Terjemahannya

Konsistensi Rasulullah SAW dalam menjalankan shalat ini juga disampaikan dalam hadits Rasulullah SAW.

لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ عَلَى شَيْئٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَشَدَّ تَعَاهُداً مِنْهُ عَلَى رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ

Artinya: "Nabi tidak pernah menjaga shalat sunnat melebihi perhatian beliau terhadap dua rakaat sebelum Subuh." (H.R. Bukhari dan Muslim).

Anjuran Tidak Meninggalkan Shalat Sunnah Qabliyah Subuh

Karena begitu pentingnya shalat ini, sampai-sampai Rasulullah SAW menyampaikan bahwa jangan sampai meninggalkan shalat ini meskipun dalam situasi genting. Hal ini digambarkan dalam hadits Rasulullah SAW berikut:

لا تدعوا ركعتي الفجر وإن طردتكم الخيل

Artinya: “Jangan tinggalkan dua rakaat Fajar meski dikejar pasukan berkuda!” (H.R. Abu Dawud).

Baca juga: Kumpulan Hadits Keutamaan Melaksanakan Shalat Jenazah

Tata Cara dan Niat Shalat Sunnah Qabliyah Subuh

Shalat sunnah qabliyah Subuh dikerjakan sebanyak dua rakaat. Shalat ini dikerjakan dengan ringan. Artinya, bacaannya tidak panjang-panjang.

Surat yang dibaca dalam sholat fajar adalah surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca dalam dua rakaat shalat sunnah subuh surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas.” (H.R. Muslim).

Ketika tidak sempat mengerjakan shalat fajar, bisa di qadha’ saat matahari sudah terbit.

“Barangsiapa yang belum shalat sunnah dua rakaat subuh maka hendaknya melakukannya setelah terbit matahari.” (H.R. At Tirmidzi).

Baca juga: Doa Setelah Shalat Dhuha: Penarik Rezeki Dari Segala Arah

Adapun bacaan niat shalat qabliyah Subuh adalah sebagai berikut:

Arab:

اُصَلِّى سُنَّةَ الْفَجْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَا لٰى

Latin:

Usholli sunnatal fajri rak'ataini lillahi ta'aala.

Artinya:

Aku berniat shalat fajar dua rakaat karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Tata Cara Shalat Gaib untuk Korban Bencana Banjir di Sumatera

Atau berniat shalat qabliyah Subuh

Arab:

اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatash shubhi rak'ataini qabliyatan lillahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat shalat sunnah sebelum subuh dua rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Shalat Tapi Masih Bermaksiat? Begini Penjelasannya dalam Islam

Penutup

Itulah shalat sunnah ringan yang sangat luar biasa hikmah dan keutamaannya serta tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW.

Maka sebagai umat Islam, bila tidak ada udzur, dianjurkan untuk melaksanakan shalat ini dengan tertib dan tidak ditinggalkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
260 Jemaah dari Iran Mulai Tiba di Arab Saudi untuk Laksanakan Ibadah Haji
260 Jemaah dari Iran Mulai Tiba di Arab Saudi untuk Laksanakan Ibadah Haji
Aktual
Gaza Terancam Krisis Oksigen, Satu-Satunya Pabrik di Gaza Utara Berisiko Tutup karena Beroperasi Tanpa Henti
Gaza Terancam Krisis Oksigen, Satu-Satunya Pabrik di Gaza Utara Berisiko Tutup karena Beroperasi Tanpa Henti
Aktual
Arab Saudi Soroti Situasi Selat Hormuz di DK PBB: Keamanan Navigasi Jadi Tanggung Jawab Bersama
Arab Saudi Soroti Situasi Selat Hormuz di DK PBB: Keamanan Navigasi Jadi Tanggung Jawab Bersama
Aktual
Doa dan Cara Meraih Haji Mabrur yang diharapkan Seluruh Jemaah Serta Tanda-Tandanya Setelah Kepulangan
Doa dan Cara Meraih Haji Mabrur yang diharapkan Seluruh Jemaah Serta Tanda-Tandanya Setelah Kepulangan
Doa dan Niat
PPIH Minta Jamaah Haji Atur Ritme Ibadah di Masjidil Haram agar Tidak Kelelahan
PPIH Minta Jamaah Haji Atur Ritme Ibadah di Masjidil Haram agar Tidak Kelelahan
Aktual
PPIH Imbau Jemaah Haji Gunakan Buddy System dan Jangan Bepergian Sendirian di Makkah
PPIH Imbau Jemaah Haji Gunakan Buddy System dan Jangan Bepergian Sendirian di Makkah
Aktual
Cara Mengurus Bagasi Jemaah Haji yang Hilang di Bandara Jeddah KAIA Arab Saudi, Ini Langkah Mudahnya
Cara Mengurus Bagasi Jemaah Haji yang Hilang di Bandara Jeddah KAIA Arab Saudi, Ini Langkah Mudahnya
Aktual
KKHI Makkah Terapkan Layanan UCC 24 Jam Tanpa Rawat Inap saat Haji 2026
KKHI Makkah Terapkan Layanan UCC 24 Jam Tanpa Rawat Inap saat Haji 2026
Aktual
PPIH Arab Saudi Gelar Rapat Perdana Armuzna Haji 2026, Bahas Transportasi hingga Layanan Jamaah
PPIH Arab Saudi Gelar Rapat Perdana Armuzna Haji 2026, Bahas Transportasi hingga Layanan Jamaah
Aktual
Bagaimana Jika Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci? Ini Tahapan Lengkap dan Lokasi Makamnya
Bagaimana Jika Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci? Ini Tahapan Lengkap dan Lokasi Makamnya
Aktual
Apa Itu Mati Syahid? Simak Pengertian, Keutamaan, Jenis-Jenis, dan Aturan Memandikan Jenazahnya
Apa Itu Mati Syahid? Simak Pengertian, Keutamaan, Jenis-Jenis, dan Aturan Memandikan Jenazahnya
Aktual
Kisah Al-Jazari: Bapak Robotika Muslim, Pencipta Cikal Bakal Robot Modern
Kisah Al-Jazari: Bapak Robotika Muslim, Pencipta Cikal Bakal Robot Modern
Aktual
Hari ke-8 Haji 2026: 40.796 Jemaah Berangkat, Layanan Kesehatan Diperkuat
Hari ke-8 Haji 2026: 40.796 Jemaah Berangkat, Layanan Kesehatan Diperkuat
Aktual
Saat Duka Mendalam, Ini Doa untuk Ketenangan dan Keikhlasan Hati
Saat Duka Mendalam, Ini Doa untuk Ketenangan dan Keikhlasan Hati
Doa dan Niat
Benarkah Korban Kecelakaan Termasuk Syahid? Ini Kata Ulama
Benarkah Korban Kecelakaan Termasuk Syahid? Ini Kata Ulama
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com