Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puasa Arafah 2026 Kapan? Ini Jadwal, Niat, dan Keutamaannya

Kompas.com, 27 April 2026, 11:00 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menjelang puncak musim haji 1447 Hijriah, perhatian umat Islam mulai tertuju pada satu momen istimewa yang datang hanya sekali dalam setahun, Puasa Arafah.

Ibadah sunah ini tidak sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari rangkaian spiritual yang berpuncak pada Hari Raya Idul Adha.

Lantas, kapan tepatnya Puasa Arafah 2026 dilaksanakan? Bagaimana jadwal lengkapnya, dan apa saja keutamaannya menurut dalil serta literatur klasik Islam?

Berikut ulasan lengkapnya.

Kapan Puasa Arafah 2026?

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah yang dirujuk dari Kementerian Agama RI serta metode hisab (astronomi), awal bulan Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada:

  • Senin, 18 Mei 2026

Dengan demikian, maka:

  • 9 Dzulhijjah 1447 H (Puasa Arafah): Selasa, 26 Mei 2026
  • 10 Dzulhijjah 1447 H (Idul Adha): Rabu, 27 Mei 2026

Tanggal tersebut masih bersifat estimasi karena pemerintah akan menetapkan secara resmi melalui sidang isbat, yang mengombinasikan metode hisab dan rukyat (pengamatan hilal).

Dalam buku Ilmu Falak Praktis karya Susiknan Azhari dijelaskan bahwa penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia bersifat dinamis karena mempertimbangkan aspek astronomis sekaligus observasi langsung, sehingga pengumuman final biasanya dilakukan mendekati hari pelaksanaan.

Baca juga: Niat Puasa Senin Kamis, Doa Berbuka, dan Keutamaan Menurut Hadits

Lini Masa Ibadah Dzulhijjah 2026

Agar tidak melewatkan momentum penting, berikut rangkaian waktu yang perlu dicatat:

  • 18 Mei 2026: 1 Dzulhijjah (awal bulan)
  • 18–25 Mei 2026: 8 hari pertama Dzulhijjah (dianjurkan memperbanyak amal)
  • 26 Mei 2026: Puasa Arafah (bertepatan dengan wukuf di Arafah)
  • 27 Mei 2026: Idul Adha
  • 28–30 Mei 2026: Hari Tasyrik

Sepuluh hari pertama Dzulhijjah disebut sebagai hari-hari terbaik untuk beramal. Hal ini ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

Keutamaan Puasa Arafah

Puasa Arafah memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam. Dalam hadis sahih riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”

Keutamaan ini menjadikan Puasa Arafah sebagai salah satu ibadah sunah paling dianjurkan (sunah muakkadah), khususnya bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi dijelaskan bahwa hari Arafah adalah momentum pengampunan dosa secara luas, di mana Allah membuka pintu rahmat-Nya bagi hamba yang bersungguh-sungguh dalam ibadah.

Sementara itu, dalam Fiqh al-Ibadat karya Yusuf al-Qaradawi, disebutkan bahwa Puasa Arafah bukan hanya ritual menahan lapar dan dahaga, tetapi bentuk latihan spiritual untuk mengendalikan diri sekaligus mendekatkan diri kepada Allah.

Baca juga: Benarkah Harus Puasa Sebelum Shalat Idul Adha? Ini Hukum dan Dalilnya

Keterkaitan dengan Wukuf di Arafah

Puasa Arafah memiliki dimensi simbolik yang kuat karena berlangsung bersamaan dengan prosesi wukuf yang dijalani jemaah haji di Padang Arafah.

Wukuf merupakan puncak ibadah haji. Pada saat itulah jutaan jemaah berkumpul, berdoa, dan memohon ampunan.

Bagi umat Islam yang tidak berhaji, Puasa Arafah menjadi cara untuk “hadir secara spiritual” dalam momentum tersebut.

Menurut Prof. M. Quraish Shihab dalam Membumikan Al-Qur’an, Arafah melambangkan kesadaran manusia akan jati dirinya sebagai hamba, sementara puasa menjadi sarana untuk membersihkan hati agar lebih peka terhadap nilai ketakwaan.

Niat Puasa Arafah

Bagi yang ingin melaksanakan ibadah ini, berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ‘Arafata sunnatan lillāhi ta‘ālā

Artinya: Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala.

Niat dapat dibaca sejak malam hari hingga sebelum waktu zuhur selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

Baca juga: Idul Adha 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Hitung Mundur dan Long Weekend

Amalan yang Dianjurkan di Hari Arafah

Selain berpuasa, terdapat beberapa amalan lain yang dianjurkan untuk memperkuat nilai ibadah di hari tersebut:

  • Memperbanyak zikir (takbir, tahmid, tahlil)
  • Memanjatkan doa secara khusyuk
  • Membaca Al-Qur’an
  • Bersedekah

Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menekankan pentingnya menghidupkan sepuluh hari pertama Dzulhijjah dengan amal saleh karena nilainya lebih utama dibanding hari-hari biasa.

Mengapa Puasa Arafah Begitu Istimewa?

Puasa Arafah tidak hanya menawarkan pahala besar, tetapi juga mengandung makna reflektif.
Ia mengajarkan:

  • Kesadaran spiritual: mengingat kembali tujuan hidup
  • Pengendalian diri: melatih kesabaran dan keikhlasan
  • Keterhubungan global umat Islam: meski tidak berhaji, tetap terlibat secara spiritual

Dalam perspektif tasawuf, hari Arafah sering dimaknai sebagai “hari perjumpaan batin”, di mana manusia diajak mengenali dirinya sekaligus mendekat kepada Tuhan.

Momentum Persiapan Menuju Idul Adha

Puasa Arafah menjadi gerbang menuju Idul Adha. Ia bukan hanya penutup dari rangkaian ibadah Dzulhijjah, tetapi juga puncak penyucian diri sebelum memasuki hari raya kurban.

Dengan memahami jadwal, keutamaan, serta makna spiritualnya, Puasa Arafah tidak lagi sekadar ibadah sunah, tetapi berubah menjadi pengalaman religius yang mendalam.

Dan mungkin, di situlah letak keistimewaannya, bukan hanya pada pahala yang dijanjikan, tetapi pada perubahan diri yang dihadirkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
30 Ucapan Idul Adha 1447 H untuk Keluarga, Teman, dan Sosial Media
30 Ucapan Idul Adha 1447 H untuk Keluarga, Teman, dan Sosial Media
Aktual
Arab Saudi Imbau Jemaah Cek Keaslian Izin Haji Sebelum ke Tanah Suci
Arab Saudi Imbau Jemaah Cek Keaslian Izin Haji Sebelum ke Tanah Suci
Aktual
Hukum Kurban Online Idul Adha 2026, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Kurban Online Idul Adha 2026, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Tips Memilih Hewan Kurban Idul Adha 2026: Syarat Sah dan Ciri Sehat
Tips Memilih Hewan Kurban Idul Adha 2026: Syarat Sah dan Ciri Sehat
Aktual
Puasa Arafah 2026 Kapan? Ini Jadwal, Niat, dan Keutamaannya
Puasa Arafah 2026 Kapan? Ini Jadwal, Niat, dan Keutamaannya
Aktual
Fauziah, Jemaah Lansia Asal Padang, Terharu Dapat Bus Khusus Disabilitas di Bandara Madinah
Fauziah, Jemaah Lansia Asal Padang, Terharu Dapat Bus Khusus Disabilitas di Bandara Madinah
Aktual
Hitung Mundur Idul Adha 2026: Ini Jadwal Libur dan Hari Pentingnya
Hitung Mundur Idul Adha 2026: Ini Jadwal Libur dan Hari Pentingnya
Aktual
Iran Puji Layanan Haji Arab Saudi, 30 Ribu Jamaah Siap Tiba di Tanah Suci
Iran Puji Layanan Haji Arab Saudi, 30 Ribu Jamaah Siap Tiba di Tanah Suci
Aktual
Tata Cara Sa’i Lengkap: Doa dari Safa ke Marwah 7 Putaran
Tata Cara Sa’i Lengkap: Doa dari Safa ke Marwah 7 Putaran
Aktual
Selamat Harlah Ke-76 Fatayat: Pemudi NU, Penggerak Bangsa, Pelayan Umat
Selamat Harlah Ke-76 Fatayat: Pemudi NU, Penggerak Bangsa, Pelayan Umat
Aktual
Taman Air Arab Saudi Buka Hari Khusus Perempuan, Baju Renang Jadi Sorotan
Taman Air Arab Saudi Buka Hari Khusus Perempuan, Baju Renang Jadi Sorotan
Aktual
Klinik Satelit Disiapkan di Setiap Sektor Makkah, Layanan Kesehatan Jamaah Haji Kini Lebih Cepat
Klinik Satelit Disiapkan di Setiap Sektor Makkah, Layanan Kesehatan Jamaah Haji Kini Lebih Cepat
Aktual
Arab Saudi Berlakukan Sanksi Berat bagi Pelaku Usaha Pangan Ilegal saat Musim Haji 2026
Arab Saudi Berlakukan Sanksi Berat bagi Pelaku Usaha Pangan Ilegal saat Musim Haji 2026
Aktual
Imranul Karin, Qari Asal Kaltim Berhasil Raih juara MTQ Internasional 2026 di Rusia
Imranul Karin, Qari Asal Kaltim Berhasil Raih juara MTQ Internasional 2026 di Rusia
Aktual
Cara Naik Bus Shalawat ke Masjidil Haram, Panduan Jemaah Haji untuk Bepergian hingga Pulang ke Hotel
Cara Naik Bus Shalawat ke Masjidil Haram, Panduan Jemaah Haji untuk Bepergian hingga Pulang ke Hotel
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com