Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Sebelum Berhubungan Badan: Menambah Berkah dan Mendapat Pahala Sedekah

Kompas.com, 8 Januari 2026, 19:23 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Dalam Islam, berhubungan badan antara suami istri bukan hanya sekedar memenuhi kebutuhan biologi. Ada nilai ibadah yang terkandung di dalamnya jika dilakukan sesuai kaidah Islam.

Islam mengajarkan kepada pasangan suami istri agar berdoa sebelum melakukan hubungan badan. Tujuannya agar bernilai ibadah, mendapat keberkahan, dan dijauhkan dari gangguan setan.

Hubungan badan yang tidak didahului dengan doa sebelum hubungan badan dapat menyebabkan berbagai dampak negatif. Setan ikut terlibat dalam hubungan tersebut dan dapat menimbulkan dampak buruk bila lahir keturunan dari hasil hubungan badan tersebut.

Baca juga: Panduan Lengkap Mandi Junub Usai Hubungan Suami Istri, Tata Cara dan Sunnahnya

Bacaan Doa Sebelum Berhubungan Badan

Rasulullah SAW sudah mengajarkan doa sebelum berhubungan badan. Berikut ini doanya yang terdapat dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Arab:

بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Latin:

Bismillah Allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa razaqtanaa.

Artinya:

Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami.

Hubungan Badan Bernilai Sedekah

Hubungan badan antara laki-laki dan perempuan tanpa ada pernikahan menjadi zina dan berdosa. Sementara ketika hubungan dilakukan setelah menikah, akan bernilai ibadah.

وَفِى بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَأْتِى أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُونُ لَهُ فِيهَا أَجْرٌ قَالَ « أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِى حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ فِيهَا وِزْرٌ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِى الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ

Artinya: “Hubungan badan antara kalian (dengan isteri atau hamba sahaya kalian) adalah sedekah. Para sahabat lantas ada yang bertanya pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Wahai Rasulullah, apakah dengan kami mendatangi istri kami dengan syahwat itu mendapatkan pahala?’

Beliau menjawab, ‘Bukankah jika kalian bersetubuh pada yang haram, kalian mendapatkan dosa. Oleh karenanya jika kalian bersetubuh pada yang halal, tentu kalian akan mendapatkan pahala.’” (H.R. Muslim).

Baca juga: Benarkah Hubungan Suami Istri pada Malam Jumat Termasuk Sunnah Rasul? Ini Penjelasannya

Keutamaan Membaca Doa Sebelum Berhubungan Badan

Dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, dijelaskan bahwa berdoa sebelum melakukan hubungan badan akan membuat anak yang dilahirkan dari hubungan tersebut tidak diganggu setan.

لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ فَقَالَ بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا . فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرُّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا

Artinya: “Jika salah seorang dari kalian (yaitu suami) ingin berhubungan intim dengan istrinya, lalu ia membaca doa: [Bismillah Allahumma jannibnaasy syaithaana wa jannibisy syaithaana maa razaqtanaa], kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Adab Berhubungan Badan

Berhubungan badan termasuk bagian dari ibadah dan bernilai sedekah, maka Islam mengajarkan adab-adab sebelum, selama, dan sesudah berhubungan badan.

1. Diniatkan untuk beribadah kepada Allah

2. Berdoa sebelum melakukan hubungan suami istri

3. Dimulai dengan pemanasan atau cumbuan

4. Boleh berhubungan suami istri dari arah manapun asalkan tidak pada duburnya

5. Tidak boleh berhubungan suami istri saat istri sedang haid

6. Hendaknya berwudhu terlebih dahulu ketika hendak melakukan hubungan suami istri selanjutnya.

Baca juga: Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan Suami Istri

Penutup

Doa sebelum berhubungan badan dianjurkan dibaca pasangan suami istri yang akan melakukan hubungan badan. Hal ini agar hubungan badan bernilai ibadah, membawa berkah, dan dijauhkan dari gangguan setan.

Setan dapat bergabung atau turut berperan pada aktivitas kebaikan yang tidak dibacakan doa di dalamnya, seperti makan, tidur, dan juga berhubungan badan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com