Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Amalan Sebelum Tidur: Penenang Jiwa dan Penjaga Iman di Malam Hari

Kompas.com, 20 Januari 2026, 22:58 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Dalam Islam, tidur bukan hanya aktivitas biologis dan rutinitas di malam hari, melainkan ibadah yang bernilai pahala jika diawali dengan niat dan amalan yang benar.

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar menutup hari dengan dzikir, doa, dan kesadaran penuh kepada Allah SWT, karena tidur adalah “kematian kecil” yang bisa saja menjadi penutup usia untuk selamanya.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menjelaskan bahwa malam adalah waktu paling jujur antara hamba dan Tuhannya, termasuk saat menjelang tidur, ketika hati mulai hening dan pikiran berhenti dari hiruk-pikuk dunia.

Baca juga: Shalat Tahajud Tanpa Tidur, Bolehkah? Simak Penjelasannya

Ada beberapa amalan yang diajarkan Rasulullah SAW sebelum seseorang terlelap di alam mimpinya. Berikut rinciannya:

1. Berwudhu Sebelum Tidur

Berwudhu sebelum tidur menjadi amalan pembuka. Berwudhu sebelum tidur menjadi kebiasaan Rasulullah SAW dan diajarkan kepada umatnya.

“Jika engkau hendak tidur, maka berwudulah sebagaimana wudumu untuk sholat.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Para ulama, seperti Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Baari', menjelaskan bahwa wudhu sebelum tidur memiliki hikmah menjaga kesucian lahir dan batin, serta perlindungan dari gangguan setan sepanjang malam.

2. Membaca Ayat Kursi

Amalan kedua sebelum tidur adalah membaca Ayat Kursi. Sebuah hadits dari Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, dijelaskan bahwa ia bertemu dengan seseorang dan menasehatkan agar ia membaca Ayat Kursi sebelum tidur agar tidak diganggu setan dan dilindungi Allah SWT.

Ketika kisah tersebut disampaikan kepada Rasulullah SAW, Beliau menyampaikan bahwa apa yang dikatakan orang tersebut benar meskipun pada dasarnya ia suka berdusta. Sosok tersebut adalah Iblis kata Rasulullah SAW.

Dari hadits ini dapat dipahami bahwa Ayat Kursi akan memberikan perlindungan bagi orang yang membacanya dari gangguan setan sebelum tidur.

Menurut Tafsir Ibnu Katsir, Ayat Kursi mengandung tauhid Rububiyyah dan Uluhiyyah yang menjadi benteng akidah paling kokoh bagi seorang Muslim, termasuk saat jiwa berada dalam kondisi paling lemah—yaitu tidur.

Baca juga: 8 Keutamaan Membaca Doa Sebelum dan Sesudah Tidur Menurut Ajaran Islam

3. Membaca Tiga Surah Perlindungan (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas)

Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas dibaca sebelum tidur dengan cara meniup kedua telapak tangan, membaca ketiga surat tersebut, dan diakhiri dengan mengusapkannya ke seluruh tubuh sebelum tidur.

إذا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ، ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرأَ فِيْهِمَا : (( قُلْ هُوَ اللهُ أحَدٌ ، وَقَلْ أعُوذُ بِرَبِّ الفَلَقِ ، وَقُلْ أعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ )) ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ

Artinya: "Apabila akan tidur, beliau meniup di kedua tangannya, membaca surah mu’awwidzaat (surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas) lalu mengusapkan kedua tangannya pada tubuhnya." (H.R. Bukhari dan Muslim)

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menyebutkan bahwa tiga surah ini adalah perlindungan ruhani dari bahaya yang tampak maupun tersembunyi, termasuk gangguan jin dan kecemasan batin.

4. Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir (33–33–34)

Salah satu dzikir sebelum tidur yang sangat dianjurkan adalah membaca:

  • Subhanallah 33x
  • Alhamdulillah 33x
  • Allahu Akbar 34x

إِذَا أَوَيْتُمَا إِلَى فِرَاشِكُمَا، أَوْ أَخَذْتُمَا مَضَاجِعَكُمَا، فَكَبِّرَا ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ، وَسَبِّحَا ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ، وَاحْمَدَا ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ

Artinya: "Jika kalian hendak tidur, ucapkanlah takbir 33 kali, tasbih 33 kali, dan tahmid 33 kali." (H.R. Bukhari dan Muslim)

Bacaan takbir dibaca 34 kali untuk menggenapi menjadi seratus.

Dalam kitab Syarh Riyadhus Shalihin, Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa dzikir ini bukan hanya pengganti kelelahan fisik, tetapi juga penenang jiwa dan penguat iman, terutama bagi mereka yang lelah menghadapi ujian hidup.

Baca juga: Beberapa Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

5. Membaca Doa Sebelum Tidur

Amalan selanjutnya yang dibaca sebelum tidur adalah doa sebelum tidur. Ada beberapa versi doa sebelum tidur, namun yang populer adalah doa yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

Arab:

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَأموتُ 

Latin:

Bismika Allaahumma ahyaa wa amuut.

Artinya:

Dengan menyebut nama-Mu Ya Allah, aku hidup dan aku mati.

Dalam Tuhfatul Ahwadzi, disebutkan bahwa doa ini mengajarkan kepasrahan total kepada Allah SWT, mengingatkan bahwa tidur dan bangun adalah hak prerogatif-Nya.

6. Tidur Menghadap Kanan dan Berniat Bangun dalam Ketaatan

Rasulullah SAW menganjurkan tidur dengan posisi miring ke kanan, sebagaimana disebutkan dalam banyak hadis sahih.

Lebih dari itu, para ulama seperti Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam Zaadul Ma’ad menekankan pentingnya niat sebelum tidur, seperti berniat bangun untuk sholat Subuh atau tahajud, karena niat tersebut sudah bernilai pahala meski seseorang tertidur.

Baca juga: 4 Waktu Terlarang Untuk Tidur dalam Islam

Penutup: Menutup Hari dengan Mengingat Allah

Amalan sebelum tidur bukan ritual berat, melainkan jalan lembut untuk menutup hari dengan iman. Di saat tubuh terlelap, ruh seorang mukmin tetap terhubung dengan Rabb-nya.

Jika pagi masih diberi kehidupan, ia bangun dengan jiwa yang lebih tenang. Jika malam itu adalah akhir, ia menghadap Allah dalam keadaan berdzikir.

Imam Hasan Al-Bashri pernah berpesan, “Siapa yang mengenal Allah, maka tidurnya pun bernilai ibadah.” Maka melakukan amalan sebelum tidur menjadi langkah untuk membuat tidur bernilai ibadah.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Amalan Sebelum Tidur: Penenang Jiwa dan Penjaga Iman di Malam Hari
Amalan Sebelum Tidur: Penenang Jiwa dan Penjaga Iman di Malam Hari
Doa dan Niat
Panduan Lengkap Sholat Tahajud: Keutamaan, Waktu Terbaik, dan Bacaan Doanya
Panduan Lengkap Sholat Tahajud: Keutamaan, Waktu Terbaik, dan Bacaan Doanya
Doa dan Niat
Doa Setelah Sholat Tahajud: Melangitkan Doa Kala Pintu Doa Terbuka
Doa Setelah Sholat Tahajud: Melangitkan Doa Kala Pintu Doa Terbuka
Doa dan Niat
Apakah Tabur Bunga di Makam Berasal dari Islam? Simak Penjelasan Para Ulama
Apakah Tabur Bunga di Makam Berasal dari Islam? Simak Penjelasan Para Ulama
Doa dan Niat
Niat Puasa Syaban Sekaligus Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
Niat Puasa Syaban Sekaligus Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
Doa dan Niat
Video Viral, Ayah di Gaza Saring Reruntuhan Cari Tulang Istri dan Anak
Video Viral, Ayah di Gaza Saring Reruntuhan Cari Tulang Istri dan Anak
Aktual
Tradisi Sadranan di Bulan Sya’ban: Begini Pandangan Para Ulama
Tradisi Sadranan di Bulan Sya’ban: Begini Pandangan Para Ulama
Doa dan Niat
Puasa Syaban Tanggal Berapa? Ini Jadwal Lengkap 2026
Puasa Syaban Tanggal Berapa? Ini Jadwal Lengkap 2026
Aktual
Empat Dzikir Ringan Penghapus Dosa yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Empat Dzikir Ringan Penghapus Dosa yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Doa dan Niat
Sejarah Khulafaur Rasyidin: Empat Khalifah Dalam Naungan Nubuwah
Sejarah Khulafaur Rasyidin: Empat Khalifah Dalam Naungan Nubuwah
Doa dan Niat
Alissa Wahid: Negara Punya “Utang Moral” kepada Jemaah Haji Lansia
Alissa Wahid: Negara Punya “Utang Moral” kepada Jemaah Haji Lansia
Aktual
Menag Nasaruddin Umar Tekankan Peran Agama dan Ekoteologi di Era Kecerdasan Buatan
Menag Nasaruddin Umar Tekankan Peran Agama dan Ekoteologi di Era Kecerdasan Buatan
Aktual
Alissa Wahid Minta Petugas Haji 2026 Beri Pelayanan Ramah Lansia dan Perempuan
Alissa Wahid Minta Petugas Haji 2026 Beri Pelayanan Ramah Lansia dan Perempuan
Aktual
Amalan Malam Nisfu Syaban: Keutamaan, Dalil, dan Panduan Ibadah
Amalan Malam Nisfu Syaban: Keutamaan, Dalil, dan Panduan Ibadah
Aktual
Amalan Saat Haid: Tinjauan Fikih dan Jalan Spiritual Muslimah
Amalan Saat Haid: Tinjauan Fikih dan Jalan Spiritual Muslimah
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com