Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Doa Sebelum Ujian TKA agar Ingat Materi, Tenang, & Jawab Soal Lancar

Kompas.com, 20 April 2026, 13:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menghadapi ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) sering kali menjadi momen yang menegangkan bagi banyak siswa.

Tekanan waktu, banyaknya materi, hingga rasa takut lupa saat mengerjakan soal menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari.

Namun dalam perspektif Islam, usaha belajar tidak hanya bertumpu pada kemampuan intelektual semata.

Ada dimensi spiritual yang tak kalah penting, yaitu doa. Membaca doa sebelum ujian bukan sekadar kebiasaan, melainkan bentuk ikhtiar batin agar diberikan kemudahan, ketenangan, dan hasil terbaik.

Dalam ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW, doa menjadi senjata orang beriman. Bahkan dalam situasi sulit, doa diyakini mampu membuka jalan yang tidak terlihat.

Baca juga: Jadwal TKA 2026 SD/MI dan SMP/MTs, Ini Tanggal, Pembagian Sesi, dan Materinya

Mengapa Doa Penting Saat Menghadapi Ujian?

Dalam dunia pendidikan modern, faktor psikologis seperti kecemasan dan overthinking terbukti memengaruhi performa ujian.

Dalam buku Psikologi Pendidikan Islam karya Ramayulis dijelaskan bahwa ketenangan jiwa sangat berpengaruh terhadap daya ingat dan konsentrasi.

Di sinilah doa memainkan peran penting. Doa membantu:

  • Menenangkan pikiran sebelum ujian
  • Mengurangi rasa panik saat menghadapi soal sulit
  • Memperkuat fokus dan kepercayaan diri
  • Mengaktifkan kembali ingatan yang sempat “buntu”

Dengan kata lain, doa menjadi pelengkap dari usaha belajar yang sudah dilakukan.

1. Doa Sebelum Ujian agar Dimudahkan

Doa ini bisa dibaca sebelum masuk ruang ujian atau sebelum mulai mengerjakan soal.

وَلَا تُعَسِّرْ

Rabbi yassir wa a‘in wa la tu‘assir

Artinya: “Wahai Tuhanku, mudahkanlah dan bantulah aku, jangan Engkau persulit.”

Doa ini diriwayatkan dalam karya Imam An-Nawawi dalam Raudhatut Thalibin. Maknanya sederhana, tetapi sangat relevan: memohon kemudahan di tengah tekanan ujian.

2. Doa Saat Menghadapi Soal Sulit

Ketika menemukan soal yang terasa rumit, doa ini bisa menjadi penenang.

اللَّهُمَّ لا سَهْلَ إلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً، وَأنتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إذا شِئتَ سَهْلاً

Allahumma la sahla illa ma ja’altahu sahla wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahla

Artinya: “Ya Allah, tidak ada yang mudah kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau yang menjadikan kesulitan menjadi mudah jika Engkau kehendaki.”

Doa ini mengajarkan satu hal penting, kesulitan bukan berarti tidak bisa diselesaikan, tetapi membutuhkan ketenangan dan pertolongan Allah.

Baca juga: 7 Doa Sebelum Ujian agar Lancar, Mudah Ingat, dan Hasil Terbaik

3. Doa Agar Ilmu Mudah Diingat Kembali

Rasa lupa sering muncul justru saat ujian berlangsung. Untuk itu, doa ini bisa diamalkan.

اَللَّهُمَّ اِنِّيْ اسْتَوْدَعْتُكَ جَمِيْعَ مَا قَرَأْتُهُ فَارْدُدْهُ اِلَيَّ عِنْدَ حَاجَتِيْ اِلَيْه

Allahumma innistauda'tuka jami'ama qoro'tuhu fardudhu illayya 'inda hajati ilaihi.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya hamba menitipkan semua apa pelajaran yang telah hamba baca dan mohon kembalikan kepada hamba, pada saat hamba membutuhkannya."

Konsep “menitipkan ilmu” ini sejalan dengan ajaran dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim karya Az-Zarnuji, bahwa keberkahan ilmu sangat dipengaruhi oleh adab dan doa.

4. Doa Memohon Kelancaran dan Ketenangan

Doa ini berasal dari Al-Qur'an, tepatnya kisah Nabi Musa saat menghadapi tugas berat.

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Robbisrohli sodri, wayassirli amri, wahlul 'uqdatammil lisani yafqohu qouli.

Artinya: "Ya Allah, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku supaya mereka mengerti perkataanku." (QS. Taha ayat 25-28).

Doa ini sangat kuat secara makna: meminta ketenangan hati sekaligus kelancaran dalam menghadapi tantangan.

5. Doa Agar Hati Tenang dan Tidak Panik (Daya Ingat Kuat)

Selain kemampuan akademik, kondisi hati juga menentukan hasil ujian.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ نَفْسِيْ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ

Allâhumma ij’al nafsî muthmainnatan, tu’minu bi liqâika wa tardlâ bi qadlâika.

Artinya: “Ya Allah, jadikan jiwa kami menjadi tenang, beriman akan adanya pertemuan dengan-Mu, dan rela atas garis yang Engkau tentukan.

Ketenangan adalah kunci agar pikiran tetap jernih. Dalam banyak kajian psikologi, kondisi tenang terbukti meningkatkan kemampuan berpikir logis.

Baca juga: Doa Belajar UTBK: Rahasia Cepat Paham dan Ingat Materi Lebih Lama

Tips Saat Ngeblank, Jangan Dipaksa

Satu hal yang sering terjadi saat ujian adalah memaksa diri mengingat sesuatu yang justru membuat pikiran semakin buntu.

Cobalah strategi ini:

  • Tinggalkan soal sejenak
  • Tarik napas dalam 3–5 kali
  • Baca doa secara perlahan
  • Pindah ke soal lain yang lebih mudah

Anehnya, setelah itu, jawaban yang tadi “hilang” sering kali muncul kembali tanpa dipaksa.

Dalam pandangan Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, hati yang tenang adalah pintu masuk bagi ilmu.

Strategi Menggabungkan Doa dan Usaha

Doa tidak berdiri sendiri. Ia harus berjalan beriringan dengan usaha nyata.

Beberapa tips sederhana:

  • Belajar secara konsisten jauh hari sebelum ujian
  • Istirahat cukup agar otak optimal
  • Membaca doa sebelum dan saat ujian
  • Tetap tenang saat menghadapi soal sulit

Dalam pandangan ulama seperti Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, usaha tanpa doa bisa membuat seseorang sombong, sementara doa tanpa usaha adalah bentuk kelalaian.

Ujian Bukan Sekadar Nilai, Tapi Proses

TKA sering dianggap sebagai penentu masa depan. Namun lebih dari itu, ujian adalah proses pembentukan mental, kesabaran, dan kepercayaan diri.

Doa sebelum ujian menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan, dan di situlah peran Tuhan menjadi penting.

Ketika usaha maksimal sudah dilakukan dan doa terus dipanjatkan, hasil terbaik bukan hanya tentang nilai, tetapi juga ketenangan hati.

Dan mungkin, di tengah lembar soal yang sulit, satu doa sederhana justru menjadi kunci yang membuka jalan kemudahan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menambah Bacaan Doa di Sujud Terakhir Shalat, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Menambah Bacaan Doa di Sujud Terakhir Shalat, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Aktual
Daftar Puasa yang Diharamkan untuk Dilakukan dalam Islam, Apa Saja?
Daftar Puasa yang Diharamkan untuk Dilakukan dalam Islam, Apa Saja?
Aktual
Orang Tua Terlambat Akikahi Anak, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ulama
Orang Tua Terlambat Akikahi Anak, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Hukum Azan di Telinga Bayi Baru Lahir dalam Islam, Apakah Disunnahkan? Simak Penjelasan Ulama
Hukum Azan di Telinga Bayi Baru Lahir dalam Islam, Apakah Disunnahkan? Simak Penjelasan Ulama
Aktual
Bagaimana Hukum Akikah bagi Anak Lahir di Luar Nikah? Ini Penjelasan Ulama
Bagaimana Hukum Akikah bagi Anak Lahir di Luar Nikah? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Apakah Akikah Harus Dilakukan di Hari Ketujuh Kelahiran? Ini Penjelasan Ulama
Apakah Akikah Harus Dilakukan di Hari Ketujuh Kelahiran? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Dialog Kebangsaan Bersama Ketua MPR RI, KH Imam Jazuli Soroti Transformasi Pesantren dan Kondusivitas Muktamar ke-35 NU
Dialog Kebangsaan Bersama Ketua MPR RI, KH Imam Jazuli Soroti Transformasi Pesantren dan Kondusivitas Muktamar ke-35 NU
Aktual
Doa Kemerdekaan Republik Indonesia: Bacaan Doa 17 Agustus untuk Upacara HUT RI Penuh Syukur dan Harapan
Doa Kemerdekaan Republik Indonesia: Bacaan Doa 17 Agustus untuk Upacara HUT RI Penuh Syukur dan Harapan
Doa dan Niat
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar