Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Nabi Yusuf AS: Wajah Bercahaya, Akhlak Mulia, dan Perlindungan dari Maksiat

Kompas.com, 10 November 2025, 23:26 WIB
Add on Google
Khairina

Editor

Sumber Baznas


KOMPAS.com-Nabi Yusuf AS termasuk satu dari 25 nabi yang wajib diketahui oleh umat Islam.

Dia dikenal karena ketampanannya, namun kisah hidupnya justru dipenuhi ujian dan cobaan sejak usia muda, bahkan dari keluarganya sendiri.

Perjalanan hidup Nabi Yusuf diabadikan dalam Alquran sebagai kisah penuh hikmah tentang kesabaran, keteguhan iman, dan keikhlasan dalam menerima takdir.

Baca juga: Kisah Cinta Nabi Yusuf dan Zulaikha

Dari kisah tersebut, umat Islam dapat mengambil banyak pelajaran, termasuk doa-doa yang diamalkan Nabi Yusuf dalam menghadapi berbagai ujian hidup.

Berikut beberapa doa Nabi Yusuf AS yang bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, dilansir dari laman Baznas.

1. Doa agar Wafat dalam Keadaan Islam

Dalam Alquran surah Yusuf ayat 101, Nabi Yusuf berdoa agar diwafatkan dalam keadaan beriman dan digolongkan bersama orang-orang saleh.

تَوَفَّنِى مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّٰلِحِينَ
Tawaffanii muslimaw wa alhiqnii bissaalihiin

Artinya: “Wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.”

Doa ini mengajarkan pentingnya memohon agar akhir hidup kita tetap dalam keadaan berserah diri dan taat kepada Allah SWT.

Baca juga: Doa Nabi Sulaiman untuk Mengusir Semut di Rumah, Lengkap dengan Bacaan Arab dan Artinya

2. Doa Agar Wajah Bercahaya dan Rupawan

Nabi Yusuf AS dikenal memiliki wajah tampan dan bercahaya.

Ketampanannya bahkan disebut mampu membuat wanita yang melihatnya sampai tertegun dan tanpa sadar melukai tangannya sendiri.

Salah satu doa yang dapat diamalkan untuk memohon ketampanan batin dan lahir seperti Nabi Yusuf adalah:

الَّلهُمَّ جَئَلْنِى نُوْرُ يُوْسُفَ عَلَى وَجْهِي فَمَنْ رَ اَنِى يُحِبُّنِي مَحَبَّتَنْي
Allaahumma ‘alnii nuuru yusufa ‘ala wajhii fa man ra’a nii yuhibbunii mahabbatan.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah cahaya Nabi Yusuf di wajahku, sehingga siapa pun yang melihatku akan menaruh kasih dan cinta kepadaku.”

Doa ini tidak hanya bermakna keindahan fisik, tetapi juga menggambarkan permohonan agar wajah seseorang memancarkan ketulusan dan kebajikan.

Baca juga: Keutamaan Membaca Doa Nabi Yunus AS Lengkap dengan Kisahnya

3. Doa Agar Memiliki Akhlak Mulia

Selain tampan, Nabi Yusuf juga dikenal berakhlak mulia dan senantiasa berdoa sebelum melakukan sesuatu.

Salah satu doa yang sering diamalkan Nabi Yusuf adalah:

اَللّٰهُمَّ كَمَا حَسَّـنْتَ خَلْقِـيْ فَحَسِّـنْ خُلُقِـيْ
Allahumma kamaa hassanta kholqii fahassin khuluqii.

Artinya: “Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah rupaku, maka indahkanlah pula akhlakku.” (HR Ahmad)

Doa ini bisa dibaca setiap kali bercermin sebagai pengingat agar memperbaiki akhlak seindah penampilan luar.

Baca juga: 3 Doa Nabi Sulaiman dalam Al Quran, Ada yang Tidak Boleh Diamalkan

4. Doa Terhindar dari Perbuatan Maksiat

Ketampanan Nabi Yusuf juga menjadi ujian besar dalam hidupnya.

Dia pernah digoda oleh istri pembesar Mesir, Zulaikha, namun tetap tegas menolak dan berlindung kepada Allah SWT.

Doa ini tercantum dalam surah Yusuf ayat 23 sebagai bentuk permohonan perlindungan dari perbuatan maksiat.

مَعَاذَ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ رَبِّي أَحْسَنَ مَثْوَايَ ۖ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ
Ma’adzallah, innahu rabbii ahsana matswaaya, wainnahu laa yuflihudz-dhaalimuun.

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah. Sungguh, tuanku telah memperlakukanku dengan baik. Sesungguhnya orang-orang zalim tidak akan beruntung.” (QS Yusuf: 23)

Doa ini bisa diamalkan agar terhindar dari godaan maksiat dan bujuk rayu setan.

Baca juga: Doa Nabi Ibrahim agar Cepat Naik Haji dan Amalan yang Bisa Dilakukan

5. Doa Saat Merindukan Seseorang

Dalam kisah hidupnya, Nabi Yusuf juga pernah merasakan kerinduan kepada orang yang dicintainya.

Ketika rindu, dia memanjatkan doa agar rasa itu tetap dalam lindungan Allah SWT.

Doa ini juga bisa diamalkan saat seseorang merindukan orang terkasih.

وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِّنِّي وَلِتُصْنَعَ عَلَىٰ عَيْنِي
Wa-alqaytu ‘alayka mahabbatan minnii walitushna’a ‘alaa ‘ainii.

Artinya: “Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang dari-Ku, agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku.” (QS Thaahaa: 39)

Doa ini mengajarkan bahwa kerinduan sebaiknya diserahkan kepada Allah dengan doa dan cinta yang tulus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Terkini Lainnya
Ini Cara Arab Saudi Ciptakan Suasana Sejuk di Arafah saat Puncak Haji 2026
Ini Cara Arab Saudi Ciptakan Suasana Sejuk di Arafah saat Puncak Haji 2026
Aktual
Panduan Singkat Haji 2026: Hal yang Wajib Diketahui Jemaah Sebelum Berangkat dan Saat di Tanah Suci
Panduan Singkat Haji 2026: Hal yang Wajib Diketahui Jemaah Sebelum Berangkat dan Saat di Tanah Suci
Aktual
Tiga Kelompok Jemaah Haji yang Paling Rentan Saat Hadapi Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci
Tiga Kelompok Jemaah Haji yang Paling Rentan Saat Hadapi Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci
Aktual
Dokter Gizi Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Dehidrasi dan Heat Stroke di Tanah Suci
Dokter Gizi Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Dehidrasi dan Heat Stroke di Tanah Suci
Aktual
Dokter Gizi Bagikan Tips Bagi jemaah Haji Saat Beraktivitas di Tengah Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci
Dokter Gizi Bagikan Tips Bagi jemaah Haji Saat Beraktivitas di Tengah Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci
Aktual
Ketentuan Ibadah Haji bagi Perempuan Haid, Tawaf Ifadah Harus Menunggu Suci
Ketentuan Ibadah Haji bagi Perempuan Haid, Tawaf Ifadah Harus Menunggu Suci
Aktual
Jemaah Kloter 30 Embarkasi Makassar Mulai Masuk Asrama Haji Sudiang, Berangkat ke Tanah Suci Selasa Malam
Jemaah Kloter 30 Embarkasi Makassar Mulai Masuk Asrama Haji Sudiang, Berangkat ke Tanah Suci Selasa Malam
Aktual
Perjalanan Panjang Jemaah Haji Merauke ke Asrama Haji Sudiang demi Bisa Terbang ke Tanah Suci
Perjalanan Panjang Jemaah Haji Merauke ke Asrama Haji Sudiang demi Bisa Terbang ke Tanah Suci
Aktual
Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji 2026
Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji 2026
Aktual
Cerita Yusuf Merawat Blecki, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
Cerita Yusuf Merawat Blecki, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
Aktual
Sapi Berbobot 900 Kg Milik Peternak Reban Batang Terpilih sebagai Hewan Kurban Presiden Prabowo
Sapi Berbobot 900 Kg Milik Peternak Reban Batang Terpilih sebagai Hewan Kurban Presiden Prabowo
Aktual
Cerita Agus Pemilik “Si Gerandong”, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Kota Palu
Cerita Agus Pemilik “Si Gerandong”, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Kota Palu
Aktual
Pemkot Palu Keluarkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik Saat Pembagian Daging Kurban Idul Adha 2026
Pemkot Palu Keluarkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik Saat Pembagian Daging Kurban Idul Adha 2026
Aktual
Harga Sapi Kurban di Sukoharjo Naik Hingga Rp 2 Juta Jelang Idul Adha 2026
Harga Sapi Kurban di Sukoharjo Naik Hingga Rp 2 Juta Jelang Idul Adha 2026
Aktual
Ketentuan Umrah Wajib yang Dijalani Jemaah Haji Sebelum Puncak Haji di Armuzna
Ketentuan Umrah Wajib yang Dijalani Jemaah Haji Sebelum Puncak Haji di Armuzna
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com